Waduk Jatigede Merupakan Pengulangan Sejarah Kegagalan
Proyek Bendungan Jatigede berlokasi di Jawa Barat tepatnya di daerah Sumedang dan telah tertunda selama 44 tahun dari perencanaannya pada tahun 1963. Pembangunan proyek ini akan menenggelamkan 5 kecamatan dan 30 desa, menggusur sebanyak 70.000 jiwa penduduknya, menenggelamkan areal seluas 6.783 ha dengan 1200 ha hutan milik Perhutani, dan puluhan situs sejarah ikut tersapu. Dengan hilangnya 3.200 ha, lahan subur yang termasuk di dalamnya adalah pertanian Sumedang yang akan kehilangan 80.000 ton padi per tahun. Selain itu, bahaya proyek ini disebabkan letak pembangunannya di atas daerah rawan gempa dengan adanya struktur patahan yang telah menyebabkan gempa pada tahun 1912 dan 1990 akibat pergeseran zona sesar dalam. Harus dijadikan pertimbangan pula fakta bahwa kondisi DAS Cimanuk yang akan dibendung telah mengalami kerusakan sebesar 47%.
Bendungan di Dunia
Proyek Jatigede akan menambah satu terhadap 4500 bendungan yang telah tersebar di seluruh dunia, dengan puncak pembangunan besar-besaran terjadi pada tahun 1980 dan menurun drastis setelah tahun 1990. Hal ini terjadi karena bendungan mulai terlihat bukan merupakan solusi, melainkan penundaan masalah dengan resiko yang jauh lebih besar, bendungan bukan solusi.






